Pimpinan FMRPL Di Periksa, Kejagung Segera Panggil Pemilik PT. Marita Makmur Jaya

JAKARTA – Laporan dugaan rekayasa pelepasan lahan  Hutan Produksi Tetap (HPT) atas nama PT.Marita Makmur Jaya  (MMJ) memulai babak baru.

Dimana pada tanggal 27 Februari pihak pelapor yaitu Forum Masyarakat Riau Peduli Lingkungan (FMRPL) di panggil oleh Direktur Penyidikan (Dirdik) Pidsus Kejaksaan Agung untuk dimintai keterangan terkait laporan mereka atas rekayasa pelepasan kawasan hutan dan penerbitan HGU atas PT.MMJ ,

Dadang Junaedi  selaku Ketua LSM FMRPL menyampaikan kepada media ini bahwa dia diperiksa seputar laporan terkait rekayasa pelepasan hutan dimana pihak kementerian kehutanan yang ditanda tangani oleh menteri Kehutanan M.S Kaban, yang menyatakan bahwa pelepasan lahan dari HPK seluas 13.000 Ha.Sementara itu pada fakta lainya lahan yang dikuasai oleh PT.MMJ merupakan areal pengganti dari PT.Guntung Makmur Jaya yang merupakan Hutan Produksi Tetap (HPT).

“Sehingga kami menduga ada kepentingan dan korupsi dalam pelepasan kawasan hutan tersebut dan kemudian IUP yang diterbitkan oleh Bupati Bengkalis diduga berlaku mundur untuk menghindari permasalahan bahwa IUP diterbitkan dikawasan Hutan,”jelasnya.

Selain itu,areal pengganti pelepasan lahan PT.MMJ di Indragiri Hulu merupakan areal Konsesi Bina Data Bintara (BDB) sehingga perizinan PT.MMJ tersebut diduga  sarat dengan korupsi sebut Dadang kepada wartawan.

Dadang mengaku telah diperiksa selama 7 jam di ruangan di pidsus Kejagung dan sudah menyerahkan semua data- data secara lengkap.

” Harapan saya penyidik segera tindak lanjut dan membongkar semua rekayasa perizinan di PT.Marita Makmur Jaya dan bila terbukti untuk segera dibekukan operasionalnya,”katanya

Sementara itu Direktur Penyidikan Jampidsus Syarif Sulaiman Nahdi ketika di hubungi Wartawan menyampaikan, benar ada laporan pihak LSM terkait PT. MMJ.

“Pelapor sudah kita panggil untuk ambil keterangan dan waktu dekat akan segera melayangkan surat panggilan kepada pemilik PT. MMJ untuk diambil keterangnya sebut Syarif,”katanya (Io).

  • Related Posts

    Geger,Dokter Magang Ditemukan Terbujur Tak Bernyawa Di Semak Belukar Samping RSUD Siak

    SIAK (CanelNews )-Sesosok mayat laki-laki ditemukan di area semak belukar yang berada tepat di samping pagar luar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian Siak, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak,…

    Resah Berada Warung Remang-Remang, Emak-Emak Aksi, Polsek Tapung Lakukan Penyegelan

    TAPUNG(CanelNews )- Polsek Tapung Polres Kampar melaksanakan operasi cafe atau warung remang-remang bersama tim Yustisi Kabupaten Kampar,Sabtu, (11/07/2026) Operasi tersebut merupakan tindak lanjut keresahan puluhan emak-emak yang tergabung dalam masa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Dukung Aktivitas Ekonomi Masyarakat,TPK Perawang Serahkan Bantuan Tenda Lipat untuk UMKM

    • By admin
    • Juli 16, 2026
    • 10 views
    Dukung Aktivitas Ekonomi Masyarakat,TPK Perawang Serahkan Bantuan Tenda Lipat untuk UMKM

    Bupati Afni Z Dukung Inovasi Aplikasi E-Media Di Gagas Kabid IKP Diskominfo Siak

    • By admin
    • Juli 16, 2026
    • 11 views
    Bupati Afni Z Dukung Inovasi Aplikasi E-Media Di Gagas Kabid IKP Diskominfo Siak

    Geger,Dokter Magang Ditemukan Terbujur Tak Bernyawa Di Semak Belukar Samping RSUD Siak

    • By admin
    • Juli 14, 2026
    • 6 views
    Geger,Dokter Magang Ditemukan Terbujur Tak Bernyawa Di Semak Belukar Samping RSUD Siak

    Wujud Kepedulian, PT Arara Abadi Rawat Akses Jalan Kampung Maredan Secara Rutin

    • By admin
    • Juli 14, 2026
    • 46 views
    Wujud Kepedulian, PT Arara Abadi Rawat Akses Jalan Kampung Maredan Secara Rutin

    Resah Berada Warung Remang-Remang, Emak-Emak Aksi, Polsek Tapung Lakukan Penyegelan

    • By admin
    • Juli 11, 2026
    • 23 views
    Resah Berada Warung Remang-Remang, Emak-Emak Aksi, Polsek Tapung Lakukan Penyegelan

    Satu Langkah Antisipasi, Sejuta Risiko Terhindari: TPK Perawang Sosialisasikan Bahaya Blind Spot

    • By admin
    • Juli 11, 2026
    • 34 views
    Satu Langkah Antisipasi, Sejuta Risiko Terhindari: TPK Perawang Sosialisasikan Bahaya Blind Spot