Perkuat Pencegahan Korupsi, Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK Bersama BPKP Riau

BENGKALIS(CanelNews)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan kegiatan Asistensi Peningkatan Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Bupati Bengkalis Kasmarni, Senin (8/6/2026), di Ruang Rapat Dang Merdu Kantor Bupati Bengkalis.

Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau itu merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem pengendalian intern serta meningkatkan efektivitas pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada BPKP Provinsi Riau yang selama ini terus memberikan pendampingan dan asistensi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di Negeri Junjungan.

Menurut Kasmarni, mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas membutuhkan penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) secara berkelanjutan. Ia menegaskan SPIP tidak boleh hanya dipandang sebagai kewajiban administratif, melainkan harus menjadi budaya kerja seluruh perangkat daerah.

“SPIP bukan hanya sebuah kewajiban administratif, melainkan sistem yang harus melekat dalam setiap proses penyelenggaraan pemerintahan,” tegas Kasmarni.

Dengan penerapan SPIP yang baik, lanjutnya, setiap program dan kegiatan pemerintah dapat berjalan lebih efektif, efisien, akuntabel, serta mampu menjaga aset daerah dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Bengkalis itu juga mengingatkan bahwa penguatan efektivitas pengendalian korupsi tidak semata-mata bertujuan mengejar nilai atau indikator penilaian.

“Penguatan efektivitas pengendalian korupsi bukanlah sekadar untuk memenuhi indikator penilaian. Lebih dari itu, hal ini merupakan kebutuhan mendasar dalam menciptakan birokrasi yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik korupsi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kasmarni juga mengungkapkan hasil penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi Tahun 2025 yang dilakukan BPKP Provinsi Riau. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Kabupaten Bengkalis masih perlu melakukan sejumlah penguatan pada berbagai aspek pengendalian internal.

Saat ini Kabupaten Bengkalis memperoleh skor SPIP sebesar 2,872, Manajemen Risiko Indeks (MRI) sebesar 2,866, dan Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) sebesar 2,378. Meski demikian, Kasmarni optimistis melalui kegiatan asistensi yang dilaksanakan bersama BPKP, kualitas penyelenggaraan SPIP Terintegrasi maupun efektivitas pengendalian korupsi di Kabupaten Bengkalis akan terus meningkat.

Ia juga meminta seluruh peserta memanfaatkan forum tersebut untuk mengidentifikasi berbagai kelemahan sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan yang konstruktif.

“Jadikan forum ini sebagai sarana untuk mengidentifikasi berbagai kelemahan yang masih ada sekaligus mencari solusi dan langkah-langkah perbaikan yang konstruktif demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin baik di Kabupaten Bengkalis,” pesannya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau Evenri Sihombing, Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi BPKP Provinsi Riau Agung Tri Kartiwan beserta tim, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, Inspektur Daerah Bengkalis Radius Akima, kepala perangkat daerah, serta para camat se-Kabupaten Bengkalis. (Inf)

  • Related Posts

    Sidang Lakalantas Waka DPRD Bengkalis, Hendrik Keluhkan Kondisi Tubuhnya Risiko Lumpuh, Hingga Kecewa Tak Pernah Minta Maaf

    BENGKALIS (CanelNews) – Sidang perkara kecelakaan lalu lintas yang menjerat terdakwa Adika Nursal kembali digelar di Pengadilan Negeri Bengkalis, Selasa (7/7/2026) sore, dengan agenda pemeriksaan saksi. Dalam persidangan tersebut, Wakil…

    Gunakan Ijazah Palsu, Ferdy Serahkan KTA Usai Dipecat Permanen dari PWI

    Adi Putra,Ketua PWI Bengkalis BENGKALIS (CanelNews) – Dahari alias Ferdy resmi mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis setelah keanggotaannya dicabut secara permanen oleh Dewan Kehormatan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Dukung Aktivitas Ekonomi Masyarakat,TPK Perawang Serahkan Bantuan Tenda Lipat untuk UMKM

    • By admin
    • Juli 16, 2026
    • 9 views
    Dukung Aktivitas Ekonomi Masyarakat,TPK Perawang Serahkan Bantuan Tenda Lipat untuk UMKM

    Bupati Afni Z Dukung Inovasi Aplikasi E-Media Di Gagas Kabid IKP Diskominfo Siak

    • By admin
    • Juli 16, 2026
    • 10 views
    Bupati Afni Z Dukung Inovasi Aplikasi E-Media Di Gagas Kabid IKP Diskominfo Siak

    Geger,Dokter Magang Ditemukan Terbujur Tak Bernyawa Di Semak Belukar Samping RSUD Siak

    • By admin
    • Juli 14, 2026
    • 5 views
    Geger,Dokter Magang Ditemukan Terbujur Tak Bernyawa Di Semak Belukar Samping RSUD Siak

    Wujud Kepedulian, PT Arara Abadi Rawat Akses Jalan Kampung Maredan Secara Rutin

    • By admin
    • Juli 14, 2026
    • 45 views
    Wujud Kepedulian, PT Arara Abadi Rawat Akses Jalan Kampung Maredan Secara Rutin

    Resah Berada Warung Remang-Remang, Emak-Emak Aksi, Polsek Tapung Lakukan Penyegelan

    • By admin
    • Juli 11, 2026
    • 22 views
    Resah Berada Warung Remang-Remang, Emak-Emak Aksi, Polsek Tapung Lakukan Penyegelan

    Satu Langkah Antisipasi, Sejuta Risiko Terhindari: TPK Perawang Sosialisasikan Bahaya Blind Spot

    • By admin
    • Juli 11, 2026
    • 34 views
    Satu Langkah Antisipasi, Sejuta Risiko Terhindari: TPK Perawang Sosialisasikan Bahaya Blind Spot