Gerak Cepat Polsek Tambusai Utara Bekuk Dua Pelaku Curat, Satu Lagi DPO

ROHUL CanelNews)– Polsek Tambusai Utara jajaran Polres Rokan Hulu berhasil mengungkap kasus tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) yang terjadi di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Dua orang pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti satu unit sepeda motor hasil curian, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Kapolres Rokan Hulu AKBP AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si melalui Kapolsek Tambusai Utara AKP Tony Prawira, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan warga bernama D (28), seorang ibu rumah tangga warga Desa Bangun Jaya, yang melaporkan kehilangan sepeda motor miliknya pada Selasa (14/10/2025).

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (13/10/2025) malam sekitar pukul 23.30 WIB di rumah korban. Saat itu, korban terbangun karena mendengar suara sepeda motor yang sebelumnya diparkir di dalam rumah. Korban sempat melihat seorang laki-laki mengintip dari pintu kamar. Karena takut, korban berpura-pura tidur, namun tak lama kemudian pelaku masuk ke dalam kamar. Korban pun berteriak, membuat pelaku melarikan diri.

Setelah memeriksa keadaan rumah, korban mendapati pintu dan jendela rumah sudah terbuka serta sepeda motor Honda Supra X 125 warna merah hitam telah hilang.

Berdasarkan laporan tersebut, Kapolsek Tambusai Utara memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Rahmat Sandra, S.H., M.H. bersama tim untuk melakukan penyelidikan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku bernama A (16).

Tim kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor hasil curian.
Dari hasil interogasi, pelaku A mengaku melakukan pencurian tersebut bersama dua orang rekannya, yakni D (19) dan G (masih DPO).

Berdasarkan keterangan tersebut, tim kembali melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku D di tepi Sungai Rakitan, Desa Mekar Jaya, pada hari yang sama pukul 17.00 WIB. Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran (DPO).

Dua pelaku yang berhasil diamankan yakni A (16) warga Desa Tambusai Tengah dan D (19) warga Desa Kasang Mungkal. Keduanya masih berstatus pengangguran. Barang bukti yang turut diamankan antara lain 1 (satu) unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna merah hitam, dan 1 (satu) buku BPKB sepeda motor tersebut.

Kapolsek Tambusai Utara AKP Tony Prawira menegaskan bahwa para pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-3, ke-4, dan ke-5 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.
*Gerak Cepat Polsek Tambusai Utara Bekuk Dua Pelaku Curat, Satu Lagi DPO*

Polsek Tambusai Utara jajaran Polres Rokan Hulu berhasil mengungkap kasus tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) yang terjadi di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Dua orang pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti satu unit sepeda motor hasil curian, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Kapolres Rokan Hulu AKBP AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si melalui Kapolsek Tambusai Utara AKP Tony Prawira, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan warga bernama D (28), seorang ibu rumah tangga warga Desa Bangun Jaya, yang melaporkan kehilangan sepeda motor miliknya pada Selasa (14/10/2025).

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (13/10/2025) malam sekitar pukul 23.30 WIB di rumah korban. Saat itu, korban terbangun karena mendengar suara sepeda motor yang sebelumnya diparkir di dalam rumah. Korban sempat melihat seorang laki-laki mengintip dari pintu kamar. Karena takut, korban berpura-pura tidur, namun tak lama kemudian pelaku masuk ke dalam kamar. Korban pun berteriak, membuat pelaku melarikan diri.

Setelah memeriksa keadaan rumah, korban mendapati pintu dan jendela rumah sudah terbuka serta sepeda motor Honda Supra X 125 warna merah hitam telah hilang.

Berdasarkan laporan tersebut, Kapolsek Tambusai Utara memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Rahmat Sandra, S.H., M.H. bersama tim untuk melakukan penyelidikan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku bernama A (16).

Tim kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sepeda motor hasil curian.
Dari hasil interogasi, pelaku A mengaku melakukan pencurian tersebut bersama dua orang rekannya, yakni D (19) dan G (masih DPO).

Berdasarkan keterangan tersebut, tim kembali melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku D di tepi Sungai Rakitan, Desa Mekar Jaya, pada hari yang sama pukul 17.00 WIB. Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran (DPO).

Dua pelaku yang berhasil diamankan yakni A (16) warga Desa Tambusai Tengah dan D (19) warga Desa Kasang Mungkal. Keduanya masih berstatus pengangguran. Barang bukti yang turut diamankan antara lain 1 (satu) unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna merah hitam, dan 1 (satu) buku BPKB sepeda motor tersebut.

Kapolsek Tambusai Utara AKP Tony Prawira menegaskan bahwa para pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-3, ke-4, dan ke-5 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

“Polsek Tambusai Utara berkomitmen untuk terus menindak tegas para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan rumah dalam keadaan aman ketika beristirahat ataupun meninggalkan rumah,” ujar Kapolsek.

Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tambusai Utara guna proses hukum lebih lanjut, sementara satu pelaku lainnya masih dalam upaya pengejaran.
“Polsek Tambusai Utara berkomitmen untuk terus menindak tegas para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan rumah dalam keadaan aman ketika beristirahat ataupun meninggalkan rumah,” ujar Kapolsek.

Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tambusai Utara guna proses hukum lebih lanjut, sementara satu pelaku lainnya masih dalam upaya pengejaran. (rls/bam)

  • Related Posts

    Lebih Kurang Tiga Bulan Terkatung-katung, Kasus Penganiayaan Di Batam Akhirnya Naik Penyidikan.Polisi Tetapkan HN Jadi Tersangka

    KEPRI – Penantian panjang korban dugaan penganiayaan di Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, akhirnya membuahkan hasil. Setelah sempat tertahan hampir tiga bulan karena menunggu hasil visum, Polsek Lubuk Baja resmi…

    Korupsi Rp24,5 Miliar Terbongkar, Mantan Kasi Pidsus Kajari Bengkalis Tahan 4 Tersangka Di Sumbar

    PADANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberantas korupsi. Empat orang ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan dalam dua kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menyebabkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Dukung Aktivitas Ekonomi Masyarakat,TPK Perawang Serahkan Bantuan Tenda Lipat untuk UMKM

    • By admin
    • Juli 16, 2026
    • 13 views
    Dukung Aktivitas Ekonomi Masyarakat,TPK Perawang Serahkan Bantuan Tenda Lipat untuk UMKM

    Bupati Afni Z Dukung Inovasi Aplikasi E-Media Di Gagas Kabid IKP Diskominfo Siak

    • By admin
    • Juli 16, 2026
    • 13 views
    Bupati Afni Z Dukung Inovasi Aplikasi E-Media Di Gagas Kabid IKP Diskominfo Siak

    Geger,Dokter Magang Ditemukan Terbujur Tak Bernyawa Di Semak Belukar Samping RSUD Siak

    • By admin
    • Juli 14, 2026
    • 6 views
    Geger,Dokter Magang Ditemukan Terbujur Tak Bernyawa Di Semak Belukar Samping RSUD Siak

    Wujud Kepedulian, PT Arara Abadi Rawat Akses Jalan Kampung Maredan Secara Rutin

    • By admin
    • Juli 14, 2026
    • 49 views
    Wujud Kepedulian, PT Arara Abadi Rawat Akses Jalan Kampung Maredan Secara Rutin

    Resah Berada Warung Remang-Remang, Emak-Emak Aksi, Polsek Tapung Lakukan Penyegelan

    • By admin
    • Juli 11, 2026
    • 24 views
    Resah Berada Warung Remang-Remang, Emak-Emak Aksi, Polsek Tapung Lakukan Penyegelan

    Satu Langkah Antisipasi, Sejuta Risiko Terhindari: TPK Perawang Sosialisasikan Bahaya Blind Spot

    • By admin
    • Juli 11, 2026
    • 35 views
    Satu Langkah Antisipasi, Sejuta Risiko Terhindari: TPK Perawang Sosialisasikan Bahaya Blind Spot