DUMAI (CanelNews)- Walikota Dumai H. Paisal, SKM, MARS, didampingi Sekretaris Daerah Kota Dumai Fahmi Rizal, S.STP., M.SI, mengumpulkan jajaran Kepala OPD, Camat, Lurah, dan perwakilan Ketua RT terkait dalam rangka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim, Selasa, (3/2/2026).
Selain jajaran Pemerintah Kota Dumai, turut hadir pula perwakilan Forkopimda mulai dari Polres Dumai, Kodim 0320 Dumai, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api(MPA), serta unsur OKP, dan sebagainya.
Terlebih dahulu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, Wahyu Wicaksono, S.IP., M.Si memaparkan kondisi mengenai perkembangan bencana Karhutla yang terjadi saat ini.
Kalaksa Wahyu menyebut berdasarkan laporan dari 27 Januari 2026 hingga 2 Februari 2026, luasan lahan terbakar di Kota Dumai mencapai 10,5 Hektar.
Kalaksa Wahyu juga melaporkan jika 5,5 Hektar diantaranya dalam kondisi padam, 3 Hektar dalam proses pendingingan, dan 2 Hektar dalam proses pemadaman serta pendinginan.
“Untuk melaksanakan penanggulangan, BPBD Kota Dumai membangun kerjasama dengan pihak TNI-Polri, Manggala Agni, BKSDA, MPA, serta perwakilan Masyarakat setempat lainnya. Upaya penanggulangan karhutla ini terus dioptimalkan agar titik api bisa segera dipadamkan” sebut Wahyu Wicaksono.
Wali Kota Dumai, H. Paisal, dalam arahannya menegaskan agar seluruh jajaran Pemerintah Kota Dumai terlibat aktif, tidak hanya dalam penanganan, tetapi juga dalam upaya pencegahan karhutla. Ia menekankan pentingnya sosialisasi serta komunikasi yang intensif dengan masyarakat guna mengantisipasi munculnya titik api baru.
“Seluruh perangkat daerah harus terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla. Sosialisasi kepada masyarakat dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama,” tegas Wali Kota Paisal.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah dan menanggulangi bencana karhutla di Kota Dumai.
“Kami mengharapkan dukungan penuh dari unsur Forkopimda, stakeholder, dan seluruh lapisan masyarakat agar penanggulangan karhutla di Kota Dumai dapat berjalan optimal,” tambahnya.(*)









