Kado Manis HLN Ke-80, 51 KK Warga Pulau Labun di Perbatasan Kini Nikmati Listrik 24 Jam

 

BATAM(CanelNews)— Dalam momentum peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) memberikan kado istimewa bagi warga Pulau Labun, salah satu pulau kecil di wilayah perbatasan antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura, yang termasuk dalam wilayah administrasi Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Sebanyak 51 Kepala Keluarga di Pulau Labun kini resmi menikmati pasokan listrik 24 jam penuh pada Jumat (24/10), setelah selesainya pembangunan Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) 20 kV yang menghubungkan Pulau Pemping dan Pulau Labun.

Pembangunan SKLTM sepanjang 1,445 kilometer sirkit (kms) ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam memperluas akses kelistrikan hingga ke pulau-pulau terpencil, guna mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kebahagiaan atas hadirnya listrik 24 jam dirasakan langsung oleh warga Pulau Labun. Salim (60), salah seorang warga setempat, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian Pemerintah dan PLN yang telah membawa perubahan besar di pulau mereka.

“Dulu penerangan kami sangat terbatas, hanya di malam hari saja. Kami menggunakan bahan bakar minyak, harganya cukup mahal dan sulit didapatkan. Tapi sekarang listrik sudah menyala 24 jam, terima kasih kepada Pemerintah dan PLN yang telah memperhatikan kami,” ujar Salim dengan penuh haru.

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjung Pinang, Rully Agus Widanarto, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab PLN dalam menghadirkan rasio elektrifikasi yang merata hingga ke pelosok negeri, termasuk wilayah kepulauan. Momentum HLN ke-80 ini, lanjutnya, menjadi pengingat penting bahwa PLN terus berkomitmen mewujudkan keadilan sosial melalui pemerataan akses energi listrik di seluruh Indonesia.

“Tugas PLN bukan hanya menyalurkan listrik, tetapi menghadirkan terang bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Momentum HLN ke-80 ini menjadi simbol tekad kami untuk terus mewujudkan keadilan sosial melalui pemerataan akses listrik hingga ke pulau-pulau terpencil. Dengan dukungan semua pihak, pembangunan ini akan membawa manfaat besar bagi warga Pulau Labun, membuka peluang ekonomi, meningkatkan mutu pendidikan, dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat,” ujar Rully.

Sementara itu, Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kepulauan Riau, Yuniarto Hadi Prayitno, menjelaskan bahwa proyek SKLTM ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan listrik jangka panjang masyarakat setempat dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.

“Saluran kabel laut bertegangan menengah sepanjang 1,445 kms ini menjadi tulang punggung penyaluran listrik dari Pulau Pemping ke Pulau Labun. Seluruh tahapan telah dipersiapkan dengan matang, mulai dari perencanaan teknis, pemilihan material, hingga metode pemasangan yang aman dan minim gangguan. Kini warga Pulau Labun dapat menikmati listrik yang andal, efisien, dan ramah lingkungan,” jelas Yuniarto.

Di sisi lain, Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Belakang Padang, Andri Van Anugrah, turut mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga keberlanjutan pelayanan listrik di Pulau Labun.

“Kami mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile dalam memenuhi berbagai kebutuhan kelistrikan, mulai dari pembayaran tagihan, pengaduan gangguan, hingga pembelian token listrik. Selain itu, kami juga berharap masyarakat turut menjaga aset-aset kelistrikan agar pasokan listrik tetap andal dan berkesinambungan,” pesan Andri.

Dengan hadirnya listrik 24 jam di Pulau Lab PLN tidak hanya menerangi rumah-rumah warga, tetapi juga membuka jalan bagi kemajuan di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa PLN terus berkomitmen menghadirkan terang untuk kehidupan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia. (rls)

  • Related Posts

    Lebih Kurang Tiga Bulan Terkatung-katung, Kasus Penganiayaan Di Batam Akhirnya Naik Penyidikan.Polisi Tetapkan HN Jadi Tersangka

    KEPRI – Penantian panjang korban dugaan penganiayaan di Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, akhirnya membuahkan hasil. Setelah sempat tertahan hampir tiga bulan karena menunggu hasil visum, Polsek Lubuk Baja resmi…

    Korupsi Rp24,5 Miliar Terbongkar, Mantan Kasi Pidsus Kajari Bengkalis Tahan 4 Tersangka Di Sumbar

    PADANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberantas korupsi. Empat orang ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan dalam dua kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menyebabkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Cegah Penyakit Menular, TPK Perawang Gelar Edukasi Dan Skrining HIV/AIDS – TB

    • By admin
    • September 15, 2026
    • 16 views
    Cegah Penyakit Menular, TPK Perawang Gelar Edukasi Dan Skrining HIV/AIDS – TB

    Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini KejahataLingkungan Tahunan yang Berulang

    • By admin
    • September 11, 2026
    • 26 views
    Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini KejahataLingkungan Tahunan yang Berulang

    Kejari Bengkalis Ajukan Banding Vonis Pasutri TPPO, Soroti Ringannya Hukuman dan Status Penahanan

    • By admin
    • September 10, 2026
    • 21 views
    Kejari Bengkalis Ajukan Banding Vonis Pasutri TPPO, Soroti Ringannya Hukuman dan Status Penahanan

    Sarat Makna Spiritual, Warga Tionghoa Perawang Rayakan HUT Dewa dan Kelenteng Ke-24 Huat Cu Kong Perawang

    • By admin
    • September 5, 2026
    • 33 views
    Sarat Makna Spiritual, Warga Tionghoa Perawang Rayakan HUT Dewa dan Kelenteng Ke-24 Huat Cu Kong Perawang

    Pemkab Bengkalis Beri Kejutan Tumpeng untuk Kejari Bengkalis di Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81

    • By admin
    • September 2, 2026
    • 16 views
    Pemkab Bengkalis Beri Kejutan Tumpeng untuk Kejari Bengkalis di Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81

    Bea Cukai Bengkalis Musnahkan BMMN Senilai Rp5,9 Miliar, Selamatkan Kerugian Negara Rp1,7 Miliar

    • By admin
    • September 1, 2026
    • 32 views
    Bea Cukai Bengkalis Musnahkan BMMN Senilai Rp5,9 Miliar, Selamatkan Kerugian Negara Rp1,7 Miliar