AMA Sorot Dampak Debu Batu Bara IKPP Terhadap Ganguan Kesehatan Masyarakat. Riko: bukti real sudah kami kantongi

Foto: Riko Kurniawan

PEKANBARU (CanelNews)- Dampak debu batu bara dari PT IKPP (Indah Kiat Pulp & Paper) terhadap kesehatan warga sekitar, khususnya di Perawang, Siak telah lama dikeluhkan masyarakat.

Paparan debu batu bara, yang merupakan partikel halus, dapat terhirup dan menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan. Selain itu, debu batu bara juga dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit.

Dampak lingkungan terutama kesehatan masyarakat Perawang menjadi sorotan serius oleh Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau. Pihak AMA mengklaim telah mengantongi bukti real.

“PT IKPP tidak ketat pengawasan monitoring ke pihak vendor batu bara Salah satu bukti kami temui salah satu vendor batu bara di Indah Kiat yang se akan terkesan tidak memperdulikan quality coal mereka supply ke IKPP, karena disinyalir batu bara milik salah satu perusahaan vendor IKPP mengirim batu bara tidak sesuai spek yang ditentukan pihak Indah Kiat,”ungkap Panglima Dubalang AMA Riau, Riko Kurniawan, Rabu (6/8/2025).

Riko menegaskan pihaknya tidak asal tuding dampak kesehatan dari debu batu bara, sudah sediakan bukti real mulai dari CoA ( Sertifikat of Analisis ), Dokumentasi Qualitas batu bara di lokasi pabrik IKPP dan beberapa temuan pihak vendor mengganti DO dari tambang di ganti menjadi dengan DO spek kalori yang diminta Indah Kiat. Hal ini jelas nyata adanya permainan sabun dengan pihak vendor yang sampai sekarang ini mengakibatkan polusi udara hasil pembakaran batu vara atau fly ash bottom di pemukiman warga sekitaran.

“Menurut analisis kami semakin tinggi spesifikasi calori ash batu bara maka akan banyak menimbulkan potensi polusi debu pembakaran fly ash, karena secara CoA kandungan atas batu bara tersebut antara lain sulfur, mosture, fixed carbon, ash dan AR/ADB,” paparnya.

 

  • Related Posts

    PWI Siak Bekali Kepala Sekolah Literasi Jurnalistik di Era Digital Tingkat SMA/SMK

    SIAK (CanelNews)– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Siak menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kepala Sekolah Melek Jurnalistik, Sekolah Cerdas di Era Digital”, Kamis, (29/10/2026) di Aula Kantor Camat Tualang.…

    PHR Perkuat Kompetensi Generasi Muda Riau, Siapkan Talenta Siap Kerja melalui Program Upskilling dan Pengembangan SDM

    DURI- Memasuki dunia kerja membutuhkan lebih dari sekadar ijazah dan capaian akademik. Keterampilan, pola pikir yang tepat, serta kemampuan menunjukkan potensi diri menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk bersaing…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    PWI Siak Bekali Kepala Sekolah Literasi Jurnalistik di Era Digital Tingkat SMA/SMK

    • By admin
    • Oktober 29, 2026
    • 22 views
    PWI Siak Bekali Kepala Sekolah Literasi Jurnalistik di Era Digital Tingkat SMA/SMK

    Nasi MBG Mentah dan Lauk Kecil, Penerima Manfaat di Posyandu Tambak Rejo Bengkalis Mengeluh

    • By admin
    • Oktober 28, 2026
    • 43 views
    Nasi MBG Mentah dan Lauk Kecil, Penerima Manfaat di Posyandu Tambak Rejo Bengkalis Mengeluh

    Menebar Pakan, Memanen Harapan di Gading Sari

    • By admin
    • Oktober 26, 2026
    • 70 views
    Menebar Pakan, Memanen Harapan di Gading Sari

    PHR Perkuat Kompetensi Generasi Muda Riau, Siapkan Talenta Siap Kerja melalui Program Upskilling dan Pengembangan SDM

    • By admin
    • Oktober 25, 2026
    • 29 views
    PHR Perkuat Kompetensi Generasi Muda Riau, Siapkan Talenta Siap Kerja melalui Program Upskilling dan Pengembangan SDM

    Siasat KWT Melati: Berdamai dengan Monyet, Mandiri Lewat Keripik dan Bank Sampah

    • By admin
    • Oktober 22, 2026
    • 29 views
    Siasat KWT Melati: Berdamai dengan Monyet, Mandiri Lewat Keripik dan Bank Sampah

    Dinas Kominfo Rohil Tegaskan Roda Pemerintahan Tetap Berjalan, Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Informasi yang Belum Terverifikasi

    • By admin
    • Oktober 22, 2026
    • 41 views
    Dinas Kominfo Rohil Tegaskan Roda Pemerintahan Tetap Berjalan, Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Informasi yang Belum Terverifikasi