SIAK (CanelNews) – Hari ini menjadi cacatan sejarah baru bagi pergerakan Tameng Adat di Kabupaten Siak. Panglima Utama Ali Syabana resmi menyerahkan Surat Mandat kepada perwakilan dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Siak untuk segera membentuk kepengurusan Tameng Adat di wilayah masing-masing, Jumat (12/6/2026).
Kehadiran para pendekar dari seluruh penjuru kecamatan ini bukan sekadar memenuhi undangan fisik, melainkan menjadi bukti nyata komitmen, kesetiaan, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga payung adat serta membentengi negeri.
Dalam amanatnya, Panglima Utama Ali Syabana menegaskan bahwa mandat yang diserahkan bukanlah sekadar lembaran kertas biasa, melainkan sebuah amanah berat yang mulia Tameng Adat adalah benteng, perisai, dan pelindung bagi anak keturunan, tanah ulayat, serta marwah kebesaran adat Melayu Riau, khususnya di Kabupaten Siak yang kita cintai ini.
Dengan diberikannya Surat Mandat ini untuk membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan, Ali berharap Pertama , Perkuat Konsolidasi: Segera susun barisan di tingkat kecamatan hingga ke desa-desa/kampung. Rapatkan barisan, jangan mudah dipecah belah. Kedua yakni Sinergi dengan Pemerintah dan Aparat. Tameng Adat hadir untuk bermitra, menjaga kedamaian, dan memastikan hukum adat serta hukum negara berjalan beriringan dengan harmonis.Dan Ketiga, Jaga Marwah dan Perilaku. Seorang pendekar Tameng Adat bukan sekadar kuat secara fisik, tetapi harus memiliki akhlak yang mulia. Gagah karena budi, berani karena benar.
“Mari kita kibarkan panji-panji Tameng Adat di seluruh pelosok Kabupaten Siak dengan semangat kebersamaan dan satu komando,”katanya.
Tanjak dipasang di atas kepala
Kain samping melilit di pinggang
Mandat diterima segenap jiwa
Tameng Adat takkan surut berjuang
Raja bersabda adat dijaga
Siak Sri Indrapura negeri bertuah
Mari bersatu seia sekata
Membela negeri mendapat berkah. (rls)







