Utusan Presiden Ingatkan Dokter Spesialis Siak: TPP Hanya Tambahan Penghasilan

SIAK(CanelNews)- Aksi mogok Dokter Spesialis ASN di Kabupaten Siak, mendapat atensi pemerintah pusat. Setelah melakukan pertemuan dengan kalangan Dokter Spesialis dan Pemkab Siak, Prof. Dr. dr Farhat M.Ked (ORL-HNS) Sp. THT. B.K.L. Subs. Onk selaku Asisten I Penasehat Khusus Presiden bidang Kesehatan mengingatkan tentang pentingnya tanggungjawab moral ASN di tengah kondisi tekanan fiskal yang dialami seluruh daerah saat ini.

“Pertama kami sampaikan rasa hormat dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh tenaga kesehatan dan ASN, yang tetap hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dedikasi tersebut adalah kekuatan utama dalam menjaga kepercayaan publik,” kata Prof Farhat di Siak, Selasa, 21 April 2026.

Dari penggalian informasi didapat fakta bahwa seluruh kewajiban berupa gaji dan jasa layanan termasuk THR pada Dokter spesialis ASN, ternyata telah dipenuhi Pemkab Siak. Jadi tidak benar narasi informasi yang menyatakan Dokter spesialis di Siak sampai tak digaji 6 bulan. Adapun yang disesuaikan hanya Tambahan Penghasil Pegawai (TPP) sebesar 50% tahun 2026.

“Kami menyadari kebijakan ini tidak mudah bagi semua pihak. Namun sebagai ASN dan tenaga kesehatan, kita terikat oleh sumpah profesi dan tanggung jawab moral untuk senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” katanya.

Yang perlu dipahami bersama bahwa dalam struktur pengelolaan keuangan daerah, kewajiban utama adalah pembayaran gaji dan jasa medis sebagai bagian dari pelayanan langsung kepada masyarakat. Dan itu sudah dipenuhi oleh Pemkab Siak.

“Sementara TPP merupakan tambahan penghasilan yang sangat bergantung pada kemampuan fiskal daerah. Oleh karena itu, dalam situasi tertentu, penyesuaian menjadi langkah yang harus diambil secara bijak dan bertanggung jawab oleh Pemda,” katanya.

Ada beberapa hal penting terkait TPP Dokter Spesialis ASN Siak. Pertama, TPP bulan Desember 2024 yang merupakan kewajiban dari pemerintahan sebelumnya telah diselesaikan pada awal tahun 2026 dan dibayarkan secara penuh.

Kedua, TPP bulan September dan Oktober 2025 saat ini berstatus tunda bayar. Pemerintah daerah tetap memiliki komitmen untuk menyelesaikan kewajiban ini sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Ketiga, TPP bulan November dan Desember 2025 tidak dapat dibayarkan karena tidak tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Keputusan ini telah melalui proses dan kesepakatan bersama, sehingga diambil sebagai bagian dari upaya menjaga tata kelola keuangan daerah yang tertib dan akuntabel.

Keempat, TPP bulan Januari dan Februari 2026 telah dibayarkan sebesar 50 persen, dan kebijakan ini juga berlaku untuk bulan Maret dan April, dengan mempertimbangkan kondisi kemampuan keuangan daerah saat ini.

Kelima, sebagai langkah ke depan, pemerintah daerah telah menetapkan kebijakan melalui diskresi yang memiliki dasar hukum yang jelas, berupa Peraturan Bupati yang mengatur penyesuaian TPP sebesar 50 persen. Kebijakan ini diambil tidak hanya untuk menjaga keberlanjutan fiskal daerah, tetapi juga untuk menghadirkan rasa keadilan melalui penyetaraan antara ASN dan tenaga kontrak.

Prof Farhat mengajak para Dokter Spesialis ASN untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan kerja nyata, menjaga sumpah profesi, serta memperkuat komitmen dalam melayani masyarakat Indonesia, khususnya Kabupaten Siak.

“Sebagai ASN, seorang Dokter tidak boleh mengabaikan kepentingan rakyat. Jika ruang dialog telah dibuka, para Dokter ASN tidak dibenarkan melakukan aksi mogok melakukan pelayanan. Karena akan memberi dampak sosial di tengah masyarakat. Dokter ASN sekiranya tidak lagi menyuarakan aksi mogok pelayanan karna tidak sesuai dengan amanat UU ASN,” tegas Prof Farhat.

Sementara itu Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyambut baik dan berterimakasih atensi khusus dari pihak pusat. Disampaikannya bahwa penyesuaian TPP 50% juga dirasakan oleh seluruh ASN di Pemkab Siak, salah satunya akibat dampak berkurangnya transfer pusat ke daerah.

“Rasanya sudah jelas dan terang benderang, bahwa TPP disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah. Kami berterimakasih atas atensi semua pihak dan mari kita jaga kondusifitas daerah, terutama memastikan pelayanan kesehatan kepada rakyat tetap berjalan baik,” tutup Syamsurizal.(wk)

  • Related Posts

    Lima Tahun Transformasi Pelindo, TPK Perawang Catat 117.442 TEUs Hingga September 2026 

    PERAWANG(Canelnews)-Memasuki kuartal terakhir 2026, Terminal Peti Kemas (TPK) Perawang mencatat arus peti kemas sebanyak 117.442 TEUs hingga September 2026.Capaian tersebut meningkat sekitar 7,1 persen secara year-on year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 109.665 TEUs.  Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu gambaran aktivitas logistik di kawasan Riau hingga akhi triwulan III 2026. Di tengah dinamika perdagangan, perubahan permintaan, dan tekanan biaya yangdihadapi dunia usaha, peningkatan arus peti kemas menunjukkan bahwa konektivitas melalui TPK Perawang tetap memiliki peran dalam mendukung pergerakan barang di wilayah tersebut. Bagi pengguna jasa, kinerja terminal tidak hanya diukur dari pertumbuhan throughput, tetapi juga dari kepastian dan keandalan pelayanan. Kelancaran proses bongkar muat, kesiapan fasilitas, akurasi informasi, serta koordinasi antar pihak menjadi bagian yang menentukan efisiensi rantai pasok. Terminal Head TPK Perawang Dida Darojat mengatakan pertumbuhan throughput hingga September menjadi catatan positif sekaligus menjadi dorongan bagi terminal untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. “Capaian hingga September ini menunjukkan bahwa operasional TPK Perawang tetap berjalan dengan baik di tengah dinamika yang dihadapi dunia usaha. Bagi kami, yang penting bukan hanya menjaga volume arus peti kemas, tetapi juga memastikan layanan semakin andal, efisien, dan memberikan kepastian bagi pengguna jasa. Kami akan terus memperkuat produktivitas serta koordinasi dengan seluruh stakeholder agar momentum positif ini dapat dipertahankan hingga akhir tahun,” ujar Dida, Kamis (8/10/2026)  Menurut Dida, penguatan kinerja terminal tidak hanya bertumpu pada volume arus peti kemas, tetapi juga pada optimalisasi sumber daya manusia, fasilitas, sistem operasional, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.  Salah satu langkah yang dilakukan TPK Perawang adalah memperkuat digitalisasi operasional melalui implementasi Terminal Operating System (TOS) Nusantara sejak April 2026. Sistem tersebut digunakan untuk mendukung berbagai tahapan operasional terminal, mulai dari perencanaan dan pengawasan kegiatan bongkar muat hingga proses receiving dan delivery.   Penerapan sistem digital juga diarahkan untuk meningkatkan akurasi dan ketersediaan data operasional, sehingga informasi dapat digunakan sebagai dasar dalam melakukan pemantauan dan pengambilan keputusan secara lebih cepat. Dari sisi pengguna jasa, peningkatan kualitas layanan pelabuhan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepastian operasional perusahaan pelayaran. Ketua DPC INSA Pekanbaru Sei Pakning Marwan mengatakan keandalan pelayanan terminal berpengaruh terhadap kelancaran perjalanan kapal dan…

    PEP Lirik Edukasi Warga Koto Gasib Cegah Karhutla, Pola Hidup Sehat dan Pengelolaan BMN

    Pertamina EP Lirik bersama pemerintah dan masyarakat memperkuat sinergi menjaga lingkungan dan mendukung keberlangsungan operasional. SIAK(CanelNews)- Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya bergantung pada kesiapsiagaan saat api…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    PWI Siak Bekali Kepala Sekolah Literasi Jurnalistik di Era Digital Tingkat SMA/SMK

    • By admin
    • Oktober 29, 2026
    • 22 views
    PWI Siak Bekali Kepala Sekolah Literasi Jurnalistik di Era Digital Tingkat SMA/SMK

    Nasi MBG Mentah dan Lauk Kecil, Penerima Manfaat di Posyandu Tambak Rejo Bengkalis Mengeluh

    • By admin
    • Oktober 28, 2026
    • 43 views
    Nasi MBG Mentah dan Lauk Kecil, Penerima Manfaat di Posyandu Tambak Rejo Bengkalis Mengeluh

    Menebar Pakan, Memanen Harapan di Gading Sari

    • By admin
    • Oktober 26, 2026
    • 70 views
    Menebar Pakan, Memanen Harapan di Gading Sari

    PHR Perkuat Kompetensi Generasi Muda Riau, Siapkan Talenta Siap Kerja melalui Program Upskilling dan Pengembangan SDM

    • By admin
    • Oktober 25, 2026
    • 29 views
    PHR Perkuat Kompetensi Generasi Muda Riau, Siapkan Talenta Siap Kerja melalui Program Upskilling dan Pengembangan SDM

    Siasat KWT Melati: Berdamai dengan Monyet, Mandiri Lewat Keripik dan Bank Sampah

    • By admin
    • Oktober 22, 2026
    • 29 views
    Siasat KWT Melati: Berdamai dengan Monyet, Mandiri Lewat Keripik dan Bank Sampah

    Dinas Kominfo Rohil Tegaskan Roda Pemerintahan Tetap Berjalan, Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Informasi yang Belum Terverifikasi

    • By admin
    • Oktober 22, 2026
    • 41 views
    Dinas Kominfo Rohil Tegaskan Roda Pemerintahan Tetap Berjalan, Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Informasi yang Belum Terverifikasi